Langsung ke konten utama

Kembali di Dunia Kemanusiaan

 



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Alhamdulillah sekian lama menarik diri dari dunia kemanusiaan, hari ini tepatnya Jum'at 18 Desember kembali ikut berpartisipasi dalam layanan kesehatan cuma cuma yang di adakan oleh Dompet Duafha Aceh.

Jadi ceritanya begini.....

Rabu malam saya sedang berkendara, terdengar bunyi hp saya yang saya letakkan di saku celana, spontan saya angkat saja ternyata kawan saya "Nuzul" yang juga pernah menjadi relawan di Lombok. biasa lah pertama nanya kabar, apa kegiatan, dll. singkatnya setelah menjelaskan maksud dan tujuan Nuzul bertanya "bagaimana, bisa ikut bergabung di aksi layanan sehat yang diadakan oleh dompet dhuafa?" singkatnya saya jawab bisa insyaallah nanti kalo udah sampai di matangglumpang dua boleh hubungi saya (karena posisi domisili saya untuk sekarang di kabupaten bireun).

besoknya dapat kabar diundur menjadi hari Jum'at kegiatannya karena ada sedikit kendala persiapan. Kamis malam Tim yang berangkat dari Banda Aceh berjumlah 3 orang yaitu Nuzul, Fuadi dan dr.Rizki. sesampainya di matangglumpang dua Tim langsung menjemput saya kemudian langsung menuju ke lhoksemawe dan menginap di salah satu wisma di Lhoksumawe.

Paginya sekitar jam 8 WIB kami langsung menuju Matangkelayu Kec.Baktya, Kab.Aceh Utara. Perjalanan dari Lhokseumawe sampai ke Keude Alu Ie Puteh berjalan dengan lancar, namun ketika masuk ke jalan menuju ke gampong tersebut ternyata jalannya masih tergenang bajir dan sangat becek, yang sempat mengakibatkan mobil ambulance yang kita naiki mengalami nyangkut, Untungnya masyarakat disekitar datang membantu kami untuk mendorong ambulancenya. Dengan medan yang kami lalui kami malah makin bersemangat untuk melakukan pelayanan kesehatan, karena pastinya daerah tersebut pasti sangat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Sesampainya di Gampong Matangkeulayu kami langsung menuju ke rumah Pak Geuchik. Alhamdulillah kami disambut dengan baik dan diizinkan untuk melakukan kegiatan setelah Jumát.

 





Waktu menunjukkan pukul 14.00 WIB kami langsung bergegas ke Meunasah dan mempersiapkan posisi untuk pelayanan kesehatan. Ternyata antusian masyarakat sangat luarbiasa tercatat 100 lebih masyarakat yang berobat dan yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dominan penyakit kulit dan ada beberapa yang menderita darah tinggi. Pelayanan kami tutup sekitar jam 18.00 WIB dan setelah berpamitan kami balik kanan.

Semoga dengan adanya pelayanan kesehatan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang sedang ditimpa bencana, semoga cepat kembali normal keadaannya sehingga masyarakat dapat berkegiatan seperti sediakala.

Saya berterimakasih juga dengan Dompet Dhuafha sehingga saya bisa kembali merasakan kenikmatan bahkan lebih nikmat dari sebelumnya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. saya sangat senang dengan adanya kegiatan kegiatan seperti ini.

 

Thanks


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Terlibat Di Aksi Layanan Sehat LKC Dompet Dhuafa Aceh

  Aksi Layanan Sehat atau disingkat dengan ALS adalah salah satu kegiatan yang pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh tim dari LKC Dompet Dhuafa Aceh.11 September 2021 tepatnya hari jumát tim dari LKC Dompet Dhuafa termasuk saya didalamnya yang berprofesi sebagai perawat melakuakan aksi layanan sehat di salah satu dayah di Aceh Jaya, Tepatnya di Dayah Bahrul Ulum Diniyah Islamiyah,  Gampong Jangeut, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Jaya . ⁣⁣Layanan yang diberikan berupa pengobatan gratis dan konsultasi kesehatan bersama dokter bagi santriwan/wati di Dayah Bahrul Ulum Diniyah Islamiyah, Gampong Jangeut, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Jumlah Santri/Santriwati yang berobat berjumlah 106 Orang Umumnya penyakit yang dikeluhkan yaitu gatal-gatal, diare, batuk-pilek, demam, dan ada juga yang mengeluh sakit gigi. ⁣ Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dayah. Mengingat sehat merupakan modal penting untuk meningkatkan efektif

Niat Jadi Relawan Covid19 Malah Begini Jadinya.... 😓

Covid 19 trennya semakin meningkat dalam beberapa minggu ini."Covid itu ada gak sih ? " inilah pertanyaan pertama bagi orang yang masih ragu dengan hebohnya pemberitaan selama ini, padahal sudah 1 tahun lebih Indonesia diserang covid ini.  Sebelum saya menjawab pertanyaan diatas, saya ingin cerita dulu kisah saya sampai saya benar mengenal covid. 2 Minggu lalu saya dapat kabar bahwa ada penerimaan Nakes untuk perbantuan pengendalian covid19 di jakarta, dan disitu saya mendaftar diri saya, saya tidak sendirian dari aceh kami berdua yang satunya lagi adalah dokter. selang sehari setelah kami mendaftar kami dihubungi pihak Rumah Sakit untuk mengkonfirmasi bahwa kami siap untuk menjadi tenaga pengendalian covid19.  2 Hari pasca dihubungi kami melakukan perjalanan dari Aceh ke Jakarta menggunakan pesawat terbang. saya diantar kebandara oleh munarul dan afrita.  jam 9.10 kita take off, sempat transit di medan sebentar kemudian lanjut lagi ke Jakarta. Sesampainya dijakarta kami lang